Anda tidak ingin terkena batu ginjal? Hindari beberapa hal berikut tersebut

July 17, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Kotor ginjal merupakan salah satu keburukan yang kerap dikeluhkan. Umumnya, sundal ginjal selalu dikaitkan dengan invalid minum.  

Saat tubuh invalid terhidrasi, mineral dan garam yang harusnya terbuang lewat air kecil jadi mengendap dan membentuk “batu” di ginjal.  

Menyuarakan Juga: Manfaat lemon untuk kesehatan yang wajib Kamu ketahui

Kurang minum bukanlah satu-satunya penyebab terbentuknya batu ginjal. Ada juga tradisi dan juga masalah lainnya yang menyebabkan batu ginjal.

Berikut kira-kira penyebab penyakit batu ginjal yang kerap disepelekan:  

satu. Kurang minum air 

Sebagian besar tubuh Anda berisi dari air. Oleh karena tersebut mencukupi kebutuhan cairan setiap keadaan amatlah penting.  

Kurangnya larutan dalam tubuh dapat menyebabkan mineral mudah mengkristal. Untuk itu, Anda disarankan untuk mencukupi kebutuhan air minum atau cairan.  

2. Konsumsi garam berlebih 

Makanan yang mengandung sira atau sodium tinggi bisa menjadi biang batu ginjal. Oleh karenanya, kurangi penggunaan garam berlebihan di dalam asupan.  
Selain itu, hindari mengonsumsi makanan tinggi garam seperti makanan kalengan, roti, serta makanan yang diawetkan. Makanan bergaram tinggi bisa meningkatkan risiko pendirian batu kalsium di ginjal.  

3. Terlalu banyak protein hewani 

Daging abang dan kerang merupakan dua macam makanan yang tinggi protein hewani. Keduanya mampu meningkatkan asam urat, menurunkan kandungan sitrat, serta menambah kadar keasaman pada air kecil.  

Peningkatan asam urat tak hanya dapat mengakibatkan gangguan asam urat di persendian, tetapi selalu menyebabkan batu ginjal.  

4. Konsumsi oksalat yang tinggi 

Batu ginjal mampu dibedakan berdasarkan dengan jenis mineral yang membentuknya. Jenis batu buah yang paling sering ditemui ialah padatan campuran kalsium dan oksalat yang menyatu ketika ginjal memproduksi air seni.  

Batu ginjal jenis ini disebabkan konsumsi senyawa oksalat yang berlebih. Makanan mulia oksalat biasanya dapat ditemui pada makanan sehat dan sayur-mayur, serupa bayam, buah bit, belimbing, kacang-kacangan dan sebagainya.  
Zaman mengonsumsi makanan tinggi oksalat, jika nikmati bersama dengan makanan tinggi kalsium. Kalsium dapat membantu tubuh memproses oksalat dan mengikatnya bergabung kalsium di pencernaan, dan tak mengendap di organ ginjal.    

5. Masalah di dalam pencernaan 

Batu ginjal juga biasanya ditemukan pada penanggung gangguan pencernaan, seperti penyakit Crohn, penyakit peradangan usus besar, dan kolitis ulseratif.  

Gangguan di pencernaan dapat menimbulkan diare & mengurangi frekuensi buang air mungil. Saat Anda tidak mengeluarkan urine sebanyak biasanya, tubuh dapat menggunakan lebih banyak oksalat dari usus yang akan tercampur bersama minuman seni.  

6. Kondisi medis tertentu 

Selain gangguan pada pencernaan, kondisi medis tertentu dapat menjadi penyebab batu ginjal. Penyakit diabetes tipe 2, hiperparatiroidisme, dan asam urat sanggup menjadi pemicu batu ginjal.

7. Mengonsumsi obat-obatan tertentu 

Selain kondisi medis terbatas, mengonsumsi obat-obatan tertentu berupa obat diuretik, antibiotik, obat untuk HIV, dan sebagainya juga berpotensi menjadi penyebab batu ginjal.  

Keburukan batu ginjal dapat segera ditanggulangi dengan penanganan yang cepat & tepat. Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami gejala sundal ginjal seperti:  

  • Ada darah di air kencing
  • Kesulitan untuk buang air kecil 
  • Rasa nyeri yang payah saat duduk atau berganti posisi duduk 
  • Rasa nyeri yang diiringi mual dan muntah 
  • Rasa nyeri yang didampingi dengan demam dan menggigil 

Beberapa tanda-tanda di tempat mengindikasikan adanya penyakit batu ginjal yang cukup parah dan memerlukan perhatian medis dengan segera. (Mahardini Nur Afifah) 

Artikel ini sudah tayang di Kompas. com secara judul “7 Penyebab Batu Buah yang Kerap Diabaikan”,

gong2deng –>

Editor: Tri Sulistiowati