Awas! tekanan darah tinggi bisa membuat masalah kesehatan organ tubuh

May 6, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID kacau Tekanan darah tinggi memang tidak menimbulkan gejala yang mengganggu, tapi bukan berarti keburukan ini boleh diremehkan. Tingginya tekanan darah bisa memicu masalah kesehatan organ tubuh.    

Kewenangan tekanan darah yang tinggi membuat jantung dan pembuluh darah bengkak, bahkan ketika Anda tidak merasakan adanya perbedaan. Tegangan tambahan tersebut dapat meningkatkan risiko terkena serbuan jantung atau stroke.

Baca Juga: Ini cara alami menurunkan tekanan darah tinggi Anda

Seiring waktu, masalah di sistem juga dapat mengurangi aliran darah. Karena semua jaringan dan organ dalam tubuh mutlak membutuhkan darah untuk bekerja dengan baik, tersebut berarti organ-organ penting seperti penggagas, ginjal, penglihatan, dan kehidupan syahwat ikut terpengaruh juga.  

Bila Anda memiliki hipertensi, mulailah untuk hidup dengan kebiasaan sehat, minum obat untuk menurunkan tekanan darah.  

Dengan demikian, efek hipertensi dalam jangka panjang bisa dicegah. Berikut masalah yang terjadi dalam tubuh ketika Anda mengalami lagu darah tinggi:  

Arteri 

Semua dimulai dengan pembuluh darah arteri. Normalnya pembuluh yang membawa darah dari dalaman ke seluruh tubuh memiliki susunan dalam yang halus.  

Kondisinya kuat dan cukup fleksibel untuk mendorong darah beredar ke segenap tubuh. Namun, tekanan darah mulia akan mengubah hal tersebut. Tekanan yang berlebih dapat merusak sel-sel di dinding bagian dalam jalan.  

Jika tekanan tidak mereda, ini dapat menyebabkan robekan di dalam lapisan arteri sehingga tidak mulus lagi. Di situlah saat gaya kecil lemak yang disebut plak masuk dan mulai menumpuk sehingga sirkulasi darah terganggu, bahkan dapat menyumbat arteri.  

Endapan pembawaan ini juga bisa membuat dinding menjadi kaku sehingga lebih sulit untuk mengalirkan darah. Kerusakan itu dapat membuat dinding arteri memilin dan menonjol seperti balon. Benjolan itu disebut aneurisma. Itu mampu pecah sewaktu-waktu dan berdarah.  

Jantung 

Jantung adalah otot dan juga membutuhkan darah. Ketika jalur pasokan lantaran darah tidak cukup, Anda bisa mengalami detak jantung tidak tertib atau aritmia, nyeri dada ataupun angina, dan serangan jantung.

Baca Juga: Awas! Kelelahan ekstrem bisa mengancam nyawa

Buat mendorong darah melalui arteri yang kaku atau tersumbat, jantung kudu bekerja lebih keras. Akibatnya, jantung menjadi lebih besar dari lazimnya sehingga dinding otot jantung kematian kekuatan dan tidak bisa memompa darah dengan baik.  

Itu bisa menyebabkan serangan jantung ataupun gagal jantung. Peluangnya akan lebih besar terjadi jika Anda punya riwayat keturunan penyakit jantung.

Otak 

Tekanan pembawaan tinggi adalah penyebab utama stroke. Ketika arteri di otak robek, bocor, atau tersumbat, itu bisa menghentikan darah masuk ke sel-sel otak.  

Tergantung pada periode otak mana yang tidak mampu pasokan darah, stroke bisa mengganggu kemampuan bicara, penglihatan, gerakan, ataupun apa pun yang dikontrol budi.  

Ini bisa terjadi tatkala jika aliran darah dipulihkan ataupun kerusakan permanen jika sel-sel otak mati. Suplai darah yang berkurang ke otak juga dapat menghalangi Anda berpikir jernih dan mengingat. Kondisi yang disebut demensia vascular.  

Ginjal 

Sekitar 1 dari 5 orang dengan tekanan darah tinggi juga menderita penyakit ginjal. Organ ginjal bergantung pada jaringan pembuluh pembawaan kecil untuk membawa oksigen beserta nutrisi, dan untuk menyaring tahi dari tubuh.  
Kala pembuluh darah tersumbat, ginjal tidak dapat melakukan tugasnya. Ginjal yang sehat berperan dalam menjaga lagu darah juga.  

Jadi kala organ ini rusak, tekanan darah bisa naik, yang kemudian membuat masalah ginjal, bagai lingkaran lelembut.  

Mata 

Tekanan darah tinggi dalam jangka panjang dapat menekan aliran darah dan merusak pembuluh darah mungil di bagian mata. Cairan mampu menumpuk di bawah retina, bagian tersebut memiliki fungsi untuk pokok gambar.  

Hal-hal ini bisa menyebabkan masalah, seperti penglihatan buram, terdistorsi, dan kehilangan penglihatan. Anda bisa mengalami kebutaan ketika saraf optik tidak mendapatkan cukup darah.  

Semakin sedikit darah yang masuk ke organ seksual dapat menyebabkan disfungsi ereksi pada adam dan dorongan seks yang lebih rendah untuk wanita.  

Kaki, Pinggul, dan Perut 

Arteri yang sempit dan tersumbat di bagian bawah awak, terutama kaki dapat menyebabkan mengalami sakit dan kram. Hal itu terjadi karena itu mempengaruhi saluran darah yang tidak dekat dengan jantung.  

Ini bisa membuat otot-otot di kaki dan pinggul sakit dan lelah saat dipergunakan berjalan atau naik tangga.  

Tulang 

Tekanan darah tinggi dapat membuat air kencing terlalu banyak mengandung kalsium. Pada jangka panjang, Anda bisa tersentuh osteoporosis. Lansia dengan tekanan pembawaan tinggi lebih cenderung memiliki perkara dengan tulang lemah yang barangkali patah.  

Sleep Apnea  

Sekitar sepertiga had setengah dari orang-orang dengan tekanan darah tinggi juga mengalami iklim sleep apnea, semacam gangguan fotosintesis saat tidur selama beberapa denyut.  

Tekanan darah tinggi sanggup memicu atau memperburuk kondisi dengan ditandai dengan mendengkur ini. (Renna Yavin)

Baca Selalu: Ini cara natural menurunkan asam lambung Anda

Artikel ini sudah tayang di Kompas. com dengan judul “Efek Tekanan Darah Tinggi pada Organ Tubuh”,

Info menarik seputar Data HK