Bagaimana pengobatan virus corona secara tradisional di China? Ini penjelasannya

June 30, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID berantakan Beijing.   Pandemi virus corona pertama terjadi di China jelang akhir 2019. Namun China pula yang pertama berhasil menang lawan virus corona meskipun sekarang mulai muncul kasus baru. Satu diantara kuncinya China menggunakan cara tradisional untuk pengobatan virus corona.  

Laporan pemerintah China baru-baru itu mengklaim 92% dari kasus-kasus Covid-19 di negara tersebut ditangani menggunakan pengobatan tradisional untuk pengobatan virus corona. Pengobatan tradisional China adalah salah satu praktik kedokteran tertua dalam dunia yang meliputi beragam cara, mulai dari ramuan herbal, akupunktur, hingga Tai Chi.

Baca juga:   Kemenaker lelang mobil tanda di Jakarta, ada Avanza, Kijang Grand dan Vios 

Praktik ini sangat populer pada China lintas generasi, walau beberapa kali menimbulkan perdebatan di negeri maya mengenai penggunaannya. Para ahli mengatakan China sedang mengembangkan gaya tarik pengobatan tradisional baik domestik mau pun mancanegara, namun gaya kesehatan profesional di berbagai tempat di dunia masih skeptis terpaut khasiatnya.

Komisi Kesehatan Nasional China punya bab tersendiri mengenai obat tradisional dalam panduan pengobatan virus corona. Adapun media pemerintah memerhatikan perannya yang diduga mampu mengatasi wabah penyakit pada masa berarakan, seperti SARS pada 2003.

Enam obat tradisional diiklankan sebagai penyembuh yang efektif untuk pengobatan virus corona. Dua obat virus corona yang paling terpopuler adalah Lianhua Qingwen—yang mengandung 13 elemen tercatat Forsythia suspense dan Rhodiola rosea atau yang dikenal dengan sebutan akar emas—serta Jinhua Qinggan yang dikembangkan saat wabah H1N1 di dalam 2009 dan terdiri dari 12 komponen termasuk honeysuckle, mint, serta liquorice.

Pendukung pengobatan tradisional China berargumen bahwa tidak ada efek samping atau hal negatif di menggunakannya. Namun, para pakar menekankan perlunya serangkaian tes ilmiah pra menyatakan formula dalam obat tersebut aman bagi manusia dan berfaedah untuk pengobatan virus corona.

Baca juga:   Bukan sepeda mahal, inilah pilihan sepeda Vidi Aldiano 

Institut Kesehatan tubuh Nasional Amerika Serikat mengatakan pengobatan tradisional China untuk pengobatan virus corona mungkin bisa meringankan isyarat penyakit, namun efektivitasnya secara menyeluruh dalam melawan virus corona belum bisa dibuktikan. “Obat tradisional China belum ada bukti yang cara dan karena itu penggunaannya tak hanya tidak bisa dibenarkan, tapi juga berbahaya, ” sebut Edzard Ernst, peneliti obat-obatan suplemen yang dikutip dalam jurnal ilmiah Nature.

gong2deng –>

Editor: Teradat Wikanto