Benarkah miss V bisa longgar karena sering berhubungan seks? ini jawaban pakar

June 7, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID – Jakarta. Ada mitos yang berkembang pada masyarakat lubang vagina atau miss V bisa longgar akibat ikatan seks yang terlalu sering. Benarkah mitos tersebut?

Pakar obstetri serta ginekologi dari New York, Alyssa Dweck punya jawaban seputar mitos miss V.

“Hubungan seks tidak akan mengubah ukuran miss V kecuali kalian melakukan aktivitas seksi dengan cara yang tidak pelik, ” ucapnya, dilansir dari laman Health.

Menurutnya, miss V memiliki banyak saraf dan suplai darah yang membuat ukurannya bisa balik ke kondisi semula ketika melayani hubungan seksual.

Ketika seorang perempuan mengalami rangsangan seksual, miss V akan mengeluarkan cairan yang berlaku sebagai pelumas.

Baca pula:   Lelang perut mobil kijang tahun 2000 tanda Pengadilan Pajak, ini syarat & kondisinya

Akibatnya, lubang miss V akan mengembang dan melebar untuk memudahkan penetrasi penis sehingga menimbulkan rasa sakit.

“Ukuran miss V akan kembali normal ketika spirit dan aktivitas seksual selesai, ” ucap Dweck.

Oleh karena tersebut, mitos mengenai miss V  yang longgar karena hubungan seksual merupakan hal yang keliru.

Dweck juga mengatakan ukuran lubang miss V memang bisa mengalami perubahan ketika aktivitas seksual terjadi beberapa kali.

“Ketika pertama kali berhubungan seksi, lubang miss V memang lebih rapat karena ada selaput darah yang menutupinya, ” ucap Dweck.

Selaput darah adalah selaput tipis yang menutupi lubang miss V semua wanita sejak lahir.

Salut dara bisa saja rusak karena penggunaan tampon atau olahraga.

Walaupun tanpa selaput darah, kata Dweck, lubang miss V juga tak akan melonggar.

Apakah mengemukakan membuat miss V longgar?

Melansir laman Health, persalinan pervaginam bisa merengangkan saluran serta mengakibatkan pembukaan miss V dengan permanan, terutama ketika proses persalinan dibantu dengan menggunakan forceps atau alat untuk mengeluarkan bayi.

“Bayi ukuran empat kilogram pun bisa melewati miss V. Meski tak akan kembali 100% seperti siap kala, miss V tetap bisa kembali menyerupai kondisi normal, ” kata Dweck.

Akan tetapi, perempuan yang mengalami robekan atau episiotomi yang besar selama persalinan sangat kecil kemungkinannya memiliki miss V dengan kondisi seperti sedia kala.

Ahli obstetri dan ginekologi sejak California, Sherry A. Ross, mengatakan lubang miss V yang dingin bisa kembali mengecil ketika perempuan mengalami menopause.

Baca serupa:   Banyak balita terinfeksi corona, efeknya bisa kepelikan

“Saat menopause, wanita jarang melakukan hubungan seks dan produksi estrogen juga mengalami penurunan sehingga menyusun lubang miss V mengecil, ” ucap Ross.

Ross juga menambahkan, ukuran lubang miss V faktual tidak mempengaruhi kualitas seksual bagian.

“Miss V yang longgar memang tidak memberi pengaruh yang kaya pada kepuasan seksual. Jadi, hal itu bukan sesuatu yang tertib dirisaukan, ” tambahnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas. com dengan judul ” Mitos Atau Fakta, Terlalu Sering Hubungan Seks Bikin Vagina Longgar? ” (Ariska Puspita Anggraini)

 

gong2deng –>

Editor: Lazim Wikanto