Benarkah setelah sembuh dari Covid-19 mampu kebal virus corona? Ini sekapur medis

October 15, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID – Jakarta. Ada anggapan, orang yang segar dari Covid-19 bakal kebal sebab virus corona. Alasannya, orang yang sembuh dari Covid-19 memiliki antibodi untuk melawan virus corona. Benarkah demikian?

Anggapan kebal dari virus corona setelah sembuh dari Covid-19 ini juga diviralkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam ujaran di Twitter, Presiden Donald Trump mengaku kebal dari virus corona setelah menjalani perawatan akibat Covid-19.

Namun, anggapan itu salah. Seorang perempuan berumur lanjut di Belanda meninggal negeri setelah terinfeksi virus corona untuk kedua kalinya. Kasus ini menjelma kematian pertama yang dilaporkan akibat reinfeksi virus corona. Peristiwa ini pun diteliti.

Mengutip BNO News, Senin (12/10/2020), pasien berusia 89 tahun ini juga telah dirawat karena sebuah jenis kanker organ darah putih yang dimilikinya. Para peneliti mengatakan, saat tiba dalam unit gawat darurat, perempuan ini mengalami demam dan batuk pelik.

Baca juga: Inilah jalan mencegah corona saat makan di restoran menurut CDC

Ia dikonfirmasi positif virus corona dan dirawat di sendi sakit selama lima hari. Sesudah itu, gejala-gejala yang ditunjukkan mereda, kecuali kelelahan yang terus dialami. Ia kemudian dinyatakan sembuh sejak Covid-19.

Dua bulan kemudian, dua hari setelah menjalani periode terakhir kemoterapi, wanita tersebut mengalami demam, batuk, dan dispnea. Perempuan tersebut pun kembali dinyatakan positif virus corona. “Pada hari kedelapan, kondisi pasien memburuk. Ia meninggal dua minggu kemudian, ” kata para peneliti.

Reinfeksi bisa munculkan gejala corona yang lebih parah Total kasus reinfeksi yang dilaporkan sebab para peneliti masih belum sejenis banyak. Sebelumnya, banyak pendapat menebak pasien yang pernah mengalami infeksi Covid-19 akan mengembangkan imun terbatas dan dapat sembuh saat terkena kembali.

gong2deng –>

Editor: Adi Wikanto