Individualitas penyakit jantung bukan hanya nyeri di dada, ini pertanda lainnya

June 8, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID – Jakarta. Penyakit jantung adalah penyakit yang penuh merenggut jiwa. Belum lama itu banyak pesohor yang meninggal karena penyakit jantung.

Mulai dari penyanyi kondang God Father of Broken Heart, Didi Kempot tutup leler karena penyakit jantung. Sebelumnya Asraf Sinclair juga berpulang karena penyakit jantung.

Penyakit jantung koroner ditandai dengan adanya endapan lemak yang berkumpul di dalam sel dengan melapisi dinding suatu arteri koroner dan menyimbat aliran darah.

Endapan lemak ini terbentuk secara bertahap dan bisa tersebar di persimpangan besar dari kedua arteri koroner utama yang mengelilingi jantung dan menyediakan darah bagi jantung.
Proses pembentukan endapan lemak ataupun ateroma ini disebut aterosklerosis.

Endapan lemak diketahui bisa menonjol ke dalam arteri dan menyebabkan seluk-beluk menjadi sempit.

Baca serupa:   Face shield mencegah penularan corona, ini petunjuk membuat face shield plastik kamu

Apabila terus membesar, bagian daripada endapan lemak ini bisa pecah dan masuk ke dalam deraian darah atau bisa terbentuk bekuan darah di permukaan plak tersebut.

Padahal, supaya bisa berkontraksi serta memompa secara normal, otot jantung atau miokardium memerlukan pasokan darah yang kaya akan oksigen (O2) dari arteri koroner.
Jika penyumbatan arteri koroner semakin memburuk, pengurangan pasokan darah atau iskemi pada otot jantung pun bisa terjadi dan menyebabkan kerusakan jantung.

Penumpukan lemak pada dinding di pembuluh darah jantung (pembuluh koroner) lama-kelamaan bisa diikuti oleh bervariasi proses, seperti penimbunan jaringan bebat, pengapuran, dan termasuk pembekuan pembawaan.

Semua kondisi itu diketahui mampu mempersempit atau menyumbat pembuluh pembawaan jantung.

Penyumbatan ini tak bisa diremehkan karena akan mengakibatkan otot jantung di daerah tersebut menikmati kekurangan aliran darah dan sanggup menimbulkan komplikasi utama dari penyakit arteri koroner, yakni nyeri dada (angina pectoris) dan serangan dalaman (infark mikardinal) yang bisa membuat kematian mendadak.

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, salah satu upaya yang bisa dilakukan yakni dengan mendapati ciri-ciri penyakit jantung agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.

Baca juga: Kehormatan mobil baru Daihatsu Xenia Juni naik Rp 3 juta, kehormatan bekasnya mulai Rp 50 juta
 
Gejala aib jantung Orang yang menderita keburukan jantung koroner secara umum dasar akan menunjukkan gejala nyeri dada sebelah kiri.

Rasa sakit tersebut berasal dari pembuluh koroner dengan menyempit atau tersumbat.

Namun sayangnya, penyakit ini tak berwajah tunggal.

Melansir Buku Menaklukkan Pembunuh No. 1: Mencegah dan Mengatasi Keburukan Jantung Koroner Secara Tepat dan Cepat (2010) oleh Dr. A. Fauzi Yahya, Sp. J. (K), FIHA, ada beberapa gejala lain yang bisa dicurigai sebagai bukti penyakit jantung.

Berikut beberapa di antaranya:

  • Sakit dada bisa terjadi hanya di dada bagian tengah
  • Sakit dada di bagian tengah yang menjalar ke leher & dagu
  • Sakit dada di bagian sedang yang menjalar ke bahu kiri
  • Sakit yang mengenai ulu hati
  • Sakit depan di ulu hati yang menjalar hingga ke leher, dagu, & kedua lengan
  • Sakit seperti leher tercekik
  • Kecil di bahu kiri dan menjalar ke kedua lengan
  • Sakit di punggung
  • Penuh napas

gong2deng –>

Editor: Adi Wikanto