Ingat-ingat, diabetes juga bisa sebabkan patah pucuk ginjal

October 29, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Tugas utama ginjal adalah membuang limbah dari darah dan membatalkan darah yang sudah dibersihkan balik ke tubuh. Dengan demikian, kubra ginjal berarti ginjal tidak sedang mampu mengeluarkan limbah dan membentengi kadar cairan dan garam yang dibutuhkan tubuh.  

Jika tak ditangani dengan terapi pengganti ginjal, salah satunya cuci darah, kondisi gagal ginjal bisa berbahaya, yakni sampai mengancam jiwa.  

Diabetes bisa sebabkan gagal ginjal 
Melansir Better Health, salah satu penyebab patah pucuk ginjal adalah penyakit diabetes melitus, suatu kondisi yang ditandai dengan kadar glukosa (gula) darah dengan tinggi.  

Baca Juga: Minum cairan rebusan daun kersen efektif memulihkan diabetes melitus

Seiring waktu, kadar gula yang tinggi dalam darah dapat merusak jutaan unit penyaringan kecil di dalam setiap ginjal. Di mana, tingginya gula darah bisa menyusun ginjal bekerja ekstra keras buat membuang kelebihan kadar gula tersebut menjadi urine.  

Jika status ini dibiarkan terjadi dalam periode lama, maka ginjal dapat merasai kerusakan dan perlahan-lahan kehilangan fungsinya untuk menyaring limbah atau sengat.  

Kondisi inilah yang pada akhirnya menyebabkan gagal ginjal. Selain itu, penyakit diabetes juga dapat menimbulkan kerusakan saraf di tubuh, termasuk dalam pengaturan rahim kemih.  

Apabila tubuh sampai kesulitan mengosongkan kandung kemih, lagu yang dihasilkan dari kandung urine yang penuh alhasil bisa mengoyak ginjal dan berisiko mengembangkan infeksi. Sekitar 20% hingga 30% penderita diabetes dilaporkan mengembangkan penyakit ginjal (nefropati diabetik), meskipun tidak semuanya akan berkembang menjadi gagal ginjal.  

Baca Serupa: Kenali 5 penyebab diabetes melitus dan tipenya

Seseorang dengan keburukan diabetes memang menjadi lebih rentan terhadap nefropati entah mereka menggunakan insulin maupun tidak. Tingginya efek terkena nefropati diabetik ini berbanding lurus dengan lamanya waktu seseorang menderita diabetes.  

Artinya, semakin lama seseorang menderita diabetes, oleh karena itu kian besar juga peluangnya untuk terkena penyakit ginjal. Nama asing untuk nefropati diabetik adalah glomerulosklerosis diabetik.  

gong2deng –>

Editor: Tendi Mahadi