Jangan lupa, hitung kalori menu sasaran Lebaran agar tetap sehat

May 25, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Perayaan Idul Fitri 2020 identik dengan menu makanan khas yang sebagian tumbuh tinggi kalori. Kalori menu sasaran Lebaran diketahui memang sangat agung, namun beberapa makanan ini lestari terhidang di meja saat Idul Fitri 2020 karena sudah menjadi tradisi.

Jika tak ingin awak melebar usai Idul Fitri 2020, tentu kamu harus menghitung jumlah kalori yang sudah kamu penggunaan. Informasi tentang Idul Fitri 2020 kali ini akan membahas mengenai kalori menu makanan Lebaran yang biasa disajikan.

Menyuarakan Juga: Lebaran 2020 tanpa tradisi open house di Istana negara

Apa saja, sih makanannya? & berapa besar sih kalori yang diterima tubuh jika mengonsumsinya? Selama Lebaran, tentu rasanya tak sempurna tanpa melahap berbagai hidangan spesifik.

Biasanya kue kering, opor ayam, rendang, juga berbagai minuman rupawan akan terhidang di meja sajian. Tentu, hidangan tersebut memiliki kalori yang berbeda.

Dilansir dari Kompas. com , Minggu (24/5/2020), Ratna Yuliana, SP, pakar gizi lulusan Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Anak IPB, mengungkapkan bahwa penyumbang kalori terbesar jatuh kepada santan.

“Yang paling tinggi menyumbang kalori adalah santannya. Satu porsi opor ayam sekitar 200 gram, dengan 700 kalori. Berarti untuk satu kali sajian pagi, sudah kelebihan kalori, ” kata Ratna.

Menangkap Juga: Ini alasan Wali Kota Bekasi ajukan relaksasi PSBB ke Ridwan Kamil

Ratna juga menambakhan kalau santan memiliki 700 kalori dalam setiap mangkuknya.

“Santan itu yang tinggi kalori. Kalau dengan kuah, satu porsi kalorinya 700, tapi kalau hanya daging ayamnya, bisa berkurang jauh, satu porsi hanya 200 kalori, ” jelasnya.

Sama halnya dengan rendang. Makanan yang terbuat dari daging sapi ini memiliki 897 kalori dalam setiap potong rendang kering seberat 337 gram.

gong2deng –>

Editor: Noverius Laoli