Kamu masih tidak percaya soal Covid-19? Berikut pesan IDI

December 5, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Divisi Advokasi dan Hubungan Eksternal Tim Mitigasi Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) Eka Mulyana memberikan pesan khusus kepada masyarakat yang tidak percaya akan pandemi Covid-19.

Eka mengingatkan pada masyarakat yang menganggap Covid-19 adalah hoaks atau hasil konspirasi, bahwa kenyataannya, Covid-19 ada dan makan banyak nyawa orang dalam masa cepat.

“Kami berharap apabila Anda termasuk orang yang tidak memercayai adanya Covid ini, namun janganlah mengorbankan keselamatan orang lain dengan ketidakpercayaan itu, ” kata Eka dalam bahan rilis, Sabtu (5/12/2020).

PB IDI dalam keterangan rilis melaporkan, sepanjang Maret hingga Desember total tersedia 342 petugas medis dan kesehatan tubuh yang wafat akibat terinfeksi Covid-19.

Baca Juga: Sejak Maret 2020, mutlak 342 petugas medis wafat karena Covid-19

Ia menyebut, tingginya lonjakan pasien Covid-19 serta angka kematian tenaga medis dan kesehatan menjadi peringatan kepada semua pihak untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan (3M).

Sebab, lanjutnya, dengan mengabaikan adat kesehatan, maka orang tidak hanya mengorbankan keselamatan diri sendiri, tetapi juga keluarga dan orang terdekat di sekitarnya. “Pandemi ini mau berlalu dengan kerja sama segenap pihak, termasuk Anda, ” ujarnya.

Eka selaku bagian tim mitigasi PB IDI juga menyampaikan suruhan kepada para tenaga medis & kesehatan untuk waspada dan pasti menjalankan standar operasional prosedur (SOP).

Menurut dia, hal ini serupa seperti dalam pedoman standar perlindungan dokter ketika melayani dan berkecukupan di keluarga atau komunitas.

Tatkala itu, anggota Tim Pedoman & Protokol dari Tim Mitigasi PB IDI Weny Rinawati menambahkan, para tenaga kesehatan agar tidak menyandarkan kualitas alat pelindung diri (APD) yang dikenakan.

“Saat ini pengampu level APD yang wajib dipakai oleh para tenaga kesehatan ialah level tertinggi, sesuai dengan risiko tempat melakukan pelayanan, ” terangnya.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Sabtu (5/12): Bertambah 6. 027 kejadian baru, ingat selalu 3M

Weny juga berharap, agar pemerintah dan pengelola kemudahan kesehatan juga menyediakan APD yang layak bagi para tenakes. Sementara itu, di sisi lain, bagi para tenaga kesehatan yang berpraktik secara pribadi sebaiknya tetap menggunakan APD level sesuai potensi risiko dalam menangani pasien.

Sementara tersebut, berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid-19, angka kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia hingga Jumat (4/12/2020) merenggut 17. 479 orang.

Mengenai penambahan kasus kematian 124 pasien positif selama 3-4 Desember 2020. (Nicholas Ryan Aditya)

Artikel tersebut telah tayang di Kompas. com dengan judul “Ini Pesan IDI Buat Anda yang Masih Tak Percaya Covid-19”

 

gong2deng –>

Editor: Yudho Winarto