Lagi kasus corona di Indonesia rekor, ini pedoman baru pemakaian kedok dari WHO

December 3, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID –  JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperketat pedoman pemakaian masker untuk mencegah penyebaran virus corona anyar. Panduan anyar ini mereka terbit Rabu (2/12).  

Indonesia di Kamis (4/12) mencatat kasus anyar virus corona 8. 369. Ini merupakan peningkatan infeksi harian tertinggi sejak pandemi bergulir di negeri kita.  

Dalam pedoman baru WHO, orang-orang yang tinggal di daerah penyaluran virus corona  harus selalu memakai masker di toko, tempat aksi, dan sekolah yang ventilasinya kurang baik.

Jika tidak bisa menjaga jarak fisik setidaknya 1 meter, orang-orang di tempat-tempat tersebut, termasuk anak-anak dan siswa berusia 12 atau lebih, wajib mengenakan masker meskipun ruangannya berventilasi baik.

“Mereka juga harus memakai masker di luar ruangan jika tidak bisa menjaga jarak fisik, ” kata WHO dalam pedoman barunya contohnya dikutip Reuters .

Baca Juga: PBB: Tahun ini, 2020, telah menjadi tahun yang tiada duanya

Juru bicara WHO Margaret Harris mengatakan, rekomendasi tersebut adalah di antara perubahan terbesar pada panduan organisasi yang bermarkas di Jenewa, Swiss, itu tentang pemakaian masker.

“Jika di dalam ruangan, kecuali jika ventilasi memadai, WHO menyarankan masyarakat umum harus memakai masker non-medis, terlepas dari apakah bisa menjaga jarak fisik minimal 1 meter, inch sebut WHO.  

WHO juga menyarankan “universal masking” alias sepenuhnya orang wajib memakai masker di semua fasilitas perawatan kesehatan, termasuk di area umum seperti kafetaria.

Petugas kesehatan bisa mengenakan masker N95 jika tersedia saat merawat pasien Covid-19. Tetapi, menurut WHICH, satu-satunya perlindungan yang terbukti adalah ketika mereka melakukan aerosol-generating procedures .

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

 

gong2deng –>

Editor: S. S. Kurniawan