Laksana ini perbedaan di jarang EUL dan EUA buat vaksin Covid-19

April 18, 2021 by No Comments

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Di masa pandemi, penuh orang yang mendadak mau tahu tentang vaksin. Tiba proses pembuatan vaksin, hingga proses perizinan penggunaannya.  

Keingintahuan yang mulia itu wajar saja memikirkan vaksinasi, saat ini dipercaya sebagai jalan bagi umat manusia untuk mengakhiri pandemi. Di banyak negara, tercatat di Indonesia, program vaksinasi pun sudah bergulir semenjak Januari lalu.

Setelah program vaksinasi berjalan hampir empat kamar di negeri ini, pegari pertanyaan tentang perizinan tentang perbedaan perizinan penggunaan vaksin. Maklumlah, saat ini ada dua istilah yang sering dikutip sebagai izin penggunaan vaksin. Masing-masing adalah emergency use of listing (EUL) dengan emergency use of authorization alias EUA.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Minggu (18/4): Tambah 4. 585 kasus, tentu pakai masker

Mengutip Satgas Penangangan Covid-19, kedua bentuk izin itu pada dasarnya setali tiga uang. “Baik EUL maupun EUA ialah dua bentuk izin penerapan terbatas untuk vaksin, obat-obatan dan alat diagnostik in Vitro, atas dasar kurang pertimbangan yang intinya persis, ” Jurubicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito di keterangan pers yang disiarkan kanal BNPB Indonesia, Kamis (15/4).

Pertimbangan di pemberian kedua izin tersebut seperti izin itu diberikan dalam konteks mengatasi suasana darurat kesehatan masyarakat akibat penyakit yang serius dan mematikan, seperti Covid-19. Tanda lain pemberian izin darurat adalah ketiadaan produk farmasi yang mampu menghilangkan & mencegah wabah penyakit.

Pemberian kedua izin itu juga didasarkan atas pertimbangan bahwa tahapan produksi dijalankan berdasarkan atas kaidah keilmuan dengan standar-standar tertentu. Semisal good clincial practice, proof concept, good laboratory practice dan good manufacturing practices.  

gong2deng –>

Editor: Thomas Hadiwinata