Luar biasa! Ini manfaat bawang putih untuk kesehatan tubuh Anda

July 6, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Umumnya bawang putih digunakan sebagai bumbu masakan. Ternyata, bumbu dapur ini menyimpan banyak khasiat. Berikut manfaat bawang suci untuk kesehatan tubuh Anda.  

Bagi sebagian besar orang, hati putih merupakan bumbu dapur buat ditambahkan ke dalam masakan. Selain meningkatkan aroma, bawang putih mampu menambahkan cita rasa yang istimewa pada masakan.  

Menyuarakan Juga: Wow! Ini loh manfaat alpukat untuk kesehatan tubuh dan mental

Namun, manfaat bawang putih rupanya tidak hanya untuk peningkat aroma dan cita rasa, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan.  

Sekedar info, bawang putih telah digunakan sejak lama sebagai obat dan memiliki dampak yang pasti bagi kesehatan. Berikut manfaat bawang putih bagi kesehatan yang tetap Anda ketahui.  

satu. Menangkal pilek 

Ingin mencegah hidung tersumbat akibat influenza? Anda bisa memasukkan bawang putih ke dalam masakan untuk menegah pilek.  

Salah satu manfaat bawang putih adalah meningkatkan pola imun tubuh. Sebuah riset menemukan bahwa kandungan allicin dalam hati putih mampu mengurangi peluang tersentuh pilek dan membuat orang yang terjangkit pilek lebih cepat segar.  

2. Meningkatkan performa olahraga 

Bawang suci juga mampu meningkatkan performa olahraga. Meskipun demikian, penelitian mengenai buntut bawang putih terhadap performa fisik masih lebih banyak dilakukan pada tikus.  

Studi menunjukkan kalau orang yang menderita penyakit dalaman mengalami performa olahraga yang lebih baik setelah diberikan minyak hati putih sebanyak dua kali sehari selama enam minggu.  

Tetapi, penelitian-penelitian mengenai bawang putih dan performa olahraga masih berkontradiksi serta memerlukan riset lebih lanjut.  

3. Antibiotik alami  

Kandungan diallyl sulfide di bawang putih bermanfaat untuk melayani bakteri Campylobacter penyebab gangguan penyerapan dan bahkan 100 kali lipat lebih efektif daripada antibiotik ijmal yang sering digunakan.  

Khasiat bawang putih yang bisa melawan bakteri tertentu membuatnya berpotensi buat menjadi alternatif ‘antibiotik alami’.  

4. Mengurangi risiko kanker paru 

Orang yang mengonsumsi bawang putih mentah setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko terkena kanker paru yang lebih rendah sebesar 44 persen.  
Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menetapkan manfaat bawang putih dalam menghalangi kanker paru.  

5. Meredakan keracunan logam berat 

Selain kandungan diallyl sulfide, kandungan sulfur dalam bawang putih diyakini mampu melindungi organ awak dari kerusakan akibat keracunan logam berat, seperti timah.  

Bawang putih ditemukan bisa mengurangi kadar timah dalam darah sebesar 19% pada karyawan yang bekerja dalam pabrik yang memproduksi baterai buat mobil.  
Tidak hanya kadar timah, bawang putih serupa bisa meringankan gejala keracunan, sesuai sakit kepala dan sebagainya. Makin, pemberian bawang putih sebanyak 3 kali sehari lebih ampuh di dalam meringankan gejala keracunan daripada obat D-penicillamine.  

6. Menekan kadar kolesterol 

Kebaikan bawang putih yang lainnya merupakan mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL. Pemberian suplemen bawang suci ditemukan mampu mengurangi kadar kolesterol LDL sebanyak 10-15 persen.  

7. Menurunkan tekanan darah 

Bagi penderita hipertensi, manfaat bawang putih dalam menyandarkan tekanan darah sudah cukup umum diketahui.  

Suatu penelitian menjumpai bahwa pemberian 600-1. 500 miligram ekstrak bawang putih memberikan pengaruh yang setara dalam menurunkan lagu darah seperti obat Atenolol semasa dalam jangka waktu 24 minggu.  

Bila doyan bawang putih mentah, maka Anda bisa mengonsumsi bawang putih mentah sebanyak empat siung per harinya untuk menyandarkan tekanan darah.  

8. Mampu melindungi jantung 

Kandungan diallyl trisulfide dalam patra bawang putih bisa membantu menangani jantung setelah serangan jantung dan seusai bedah jantung, serta bisa digunakan sebagai penanganan untuk rusak jantung.  

Penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa ada penurunan kerusakan jantung sebanyak 61% setelah zat diallyl sulfide dikasih pada tikus yang terkena serbuan jantung.

9. Meningkatkan kesehatan tubuh tulang pada wanita 

Pada tikus betina, pengeroposan terampil dapat ditanggulangi dengan pemberian hati putih untuk meningkatkan kadar estrogen. Oleh karenanya, bawang putih berpotensi tidak hanya meningkatkan kadar estrogen tetapi juga dapat mencegah pengeroposan tulang pada wanita.  

Mau tetapi, masih diperlukan riset lebih lanjut mengenai manfaat bawang putih terhadap tulang.  

10. Mencegah demensia dan Alzheimer 

Bawang putih mengandung antioksidan yang bisa menangkal radikal sunyi serta menurunkan risiko terkena demensia dan Alzheimer.  

Manfaat hati putih dalam mencegah demensia serta Alzheimer dikarenakan kemampuannya dalam menghalangi penurunan kognitif dengan melindungi organ saraf.  
Namun, sebentuk dengan manfaat bawang putih terhadap kesehatan tulang, riset mengenai khasiat bawang putih untuk mencegah demensia dan Alzheimer masih perlu menuntut lebih lanjut.  

11. Mengurangi risiko terkena osteoartritis pinggul 

Riset menunjukkan kalau wanita yang sering mengonsumsi sayuran jenis allium, seperti bawang putih, memiliki risiko terkena osteoartritis pangkal yang lebih rendah. Riset bertambah lanjut masih diperlukan untuk menjadikan bawang putih sebagai pengobatan pilihan untuk osteoartritis pinggul.  

12. Menurunkan risiko terjangkit kanker prostat 

Bawang suci juga disebut dapat mengurangi peluang terkena kanker prostat. Namun, pengkajian tambahan masih dibutuhkan untuk melihat manfaat bawang putih terhadap kemerosotan risiko kanker prostat.  

Manfaat bawang putih untuk kesehatan mampu didapatkan melalui bawang putih hijau maupun yang sudah dimasak. Kamu bisa mencampur bawang putih ke dalam berbagai masakan yang dikonsumsi, selamat mencoba! (Wisnubrata) 

Baca Juga: Mengagumkan! Berikut manfaat serai untuk kesehatan tubuh

 

Artikel ini telah tayang dalam Kompas. com dengan judul “12 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan tubuh Tubuh”

gong2deng –>

Editor: Tri Sulistiowati