Mau tidur lebih nyenyak, simak perut tips berikut

August 29, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Banyak sebab kita mengalami susah tidur dalam malam hari. Apalagi di era pandemi seperti sekarang, kita mempertimbangkan sesuatu secara berlebihan sehingga menyusun stres dan cemas sepanjang malam.  

Ada berbagai langkah dengan bisa dilakukan untuk mengatasi pelik tidur di malam hari, seperti yang dibagikan oleh pelatih CrossFit dan pendiri MobilityWOD Kelly Starrett di akun YouTube miliknya. Di dalam video tersebut, Starrett menunjukkan rutinitasnya di malam hari, yaitu menyelenggarakan peregangan atau melatih jaringan lunak dan pernapasan selama 10 menit.  

Jaringan lunak adalah jaringan yang menghubungkan atau mengelilingi struktur dan organ tubuh. Yang termasuk dalam jaringan lunak antara lain otot, tendon, ligamentum, jaringan serabut, lemak, & pembuluh darah.  

Baca Juga: Masa pandemi, produk kesehatan paling penuh dicari

Kedua latihan yang dilakukan Starrett memakai foam roller ( roller busa), memudahkan ia memperoleh siklus tidur yang lebih hening dan rileks. “Jika kita sanggup melatih jaringan lunak, ini mampu menjadi cara yang memberi petunjuk ke sistem saraf kita buat rileks, ” kata Starrett.  

Ia membandingkan peregangan jaringan peroi dengan perasaan mengantuk yang kita dapat saat dipijat. Melatih peregangan pada jaringan lunak selama 10-12 menit dapat menimbulkan perasaan mengenai sama seperti saat kita dipijat, menurut dia. “Latih beberapa ikatan otot besar, ” katanya.  

Starrett menambahkan, kita bisa melatih betis, paha depan, pinggul, atau punggung bawah. “Ketika saya tekanan, saya akan berbaring dalam situasi tengkurap dengan roller busa menempel dalam perut dan memulai latihan dari bagian torso tubuh saya. ” 

“Berbaringlah di atas bola atau roller busa, tambahkan dorongan lebih ke area atas tubuh agar meluluskan dampak lebih besar untuk membina otak kita menjadi rileks, ” Starrett menerangkan.

Mengucapkan Juga: Manfaat menggunakan susu penambah berat badan pra tidur

Patuh Starrett, teknik pernapasan dalam rutinitas ini juga penting untuk membangun tubuh melepas lelah. “Jika kita dapat menyesuaikan pernapasan dengan ragam pengaturan saraf parasimpatis, kita mau mendapatkan hasil yang lebih elok, ” kata dia.  

Saraf parasimpatis adalah jaringan yang terhubung ke simpul saraf yang bisa didistribusikan ke seluruh tubuh. Fungsi saraf ini yaitu memperlambat kegiatan organ-organ tubuh. Tarik napas selama 4 detik, kemudian tahan & keluarkan napas selama 8 detik.  

Menghembuskan napas panjang sanggup mengelabui otak kita dari pandangan fisiologis yang mengatur agar tubuh kita bertahan atau melarikan muncul, yang juga dikenal sebagai fight-or-flight response . Itu sebabnya, kata Starrett, teknik fotosintesis adalah cara terbaik untuk menghilangkan stres, khususnya di saat kita akan tidur.  

Baca Juga: 3 Langkah mudah mengatasi insomnia

Semakin sering kita melatih jaringan lunak dan cara pernapasan di malam hari, maka semakin banyak manfaat yang diperoleh. “Melatih jaringan lunak antara 10-12 menit dan mengatur pernapasan mampu menjadi cara ampuh bagi kita untuk mengelola stres, ” tinggi Starrett.  

Melatih jaringan lunak dan teknik pernapasan juga menolong mengatasi kekakuan atau nyeri, dan memberi tahu otak kita, bahwa kedua latihan tersebut penting bagi kita sebelum tidur.

Artikel ini telah tayang di Kompas. com dengan judul Peregangan dan Latihan Pernapasan Bantu Tidur Lebih Enak.

Penulis: Gading Perkasa
Editor: Bestari Kumala Dew

gong2deng –>

Editor: Wahyu T. Rahmawati