Menuntut: Perubahan suara bisa jadi tanda Covid-19

July 12, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID –  JAKARTA. Sebuah temuan perdana mungkin akan lebih menyederhanakan pemeriksaan Covid-19 yang selama ini melalui sampel air liur tenggorokan atau usap hidung.  

Pasalnya, para peneliti MIT percaya bahwa mutasi suara mungkin menjadi indikasi infeksi seseorang.  

Dengan menganalisis data audio dari pembawa virus corona asimptomatik, para peneliti dari MIT Lincoln Laboratory mengusulkan cara untuk menjumpai tanda-tanda virus.  
Sebab perubahan suara terlalu halus untuk ditangkap telinga, mereka memanfaatkan komputer dalam menganalisis.  

Dikutip dari SCMP, Jumat (10/7), para pengkaji menggunakan video dari konferensi pers dan wawancara yang diunggah ke YouTube, Instagram, dan Twitter.  

Baca Juga: 14 pemain dinyatakan nyata Covid-19, pertandingan sepakbola di Brasil dibatalkan

Itu menganalisis data audio dari pra dan sesudah pasien dinyatakan meyakinkan Covid-19.  

Dengan menggunakan algoritma untuk menganalisis sinyal suara, pengkaji mendeteksi gangguan pada suara seseorang yang bisa disebabkan oleh perubahan gerakan laring dan otot pada sistem pernapasan.  
“Peradangan akibat virus mengurangi pergerakan otot yang melintasi sistem vokal seseorang karena terlalu menempel, ” hipetosis peneliti.  

Untuk menjelaskannya secara lebih sederhana, para peneliti menganalogikannya dengan jari pianis.

gong2deng –>

Editor: Herlina Kartika Buah hati