Minum kopi bisa menganggu kesehatan buah, benarkah?

August 25, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Minum kopi sudah jadi rancangan wajib bagi sebagian orang. Tetapi, sebagian orang khawatir minum tiruan bisa memicu masalah kesehatan buah. Benarkah minum kopi bahaya untuk kesehatan ginjal? Berikut penjelasannya.  

Minum kopi menjadi kebiasaan untuk sebagian orang. Belum lengkap agaknya menjalani hari tanpa minum jiplakan.  

Baca Juga: Ini loh manfaat minum jiplakan panas dan es kopi hitam polos untuk kesehatan tubuh Kamu

Kebiasaan menelan kopi ini dikhawatirkan sebagian karakter, apakah minum kopi bisa membahayakan kesehatan ginjal?  

Berikut penjelasan mengenai studi terkait minum contoh dan penyakit ginjal sampai hasil minum kopi bagi penyakit ginjal.  

Studi minum jiplakan dan penyakit ginjal 

Melansir Verywell Health, terdapat kira-kira penelitian terkait kopi dan penyakit ginjal.  

Studi pada 2008 meneliti 2. 600 wanita di Korea yang rutin mengonsumsi kopi justru menurunkan risiko penyakit ginjal. Namun, simpulan penelitian ini belum cukup kuat karena hanya menyandarkan survei berbasis populasi.  

Studi lain pada 2016 giliran mengungkapkan, hubungan antara minum kopi dalam pria. Hasilnya, minum kopi tak membahayakan kesehatan ginjal pria.  

Simpulan beberapa penelitian tersebut seragam dengan studi di sekitar provinsi penghasil kopi di Nikaragua. Awak setempat lebih jarang terkena penyakit ginjal kronis. Kondisi ini disebut karena pengaruh antioksidan dan pengaruh antidiabetik dalam kopi.  

Kendati disebut tidak membahayakan kesehatan buah, namun konsumsi kopi perlu dibatasi atau tak boleh berlebihan.  

Konsumsi kopi, teh, dan asupan berkafein lain secara berlebihan bisa berkontribusi pada pembentukan batu ginjal. Terutama jenis kalsium oksalat.  

Efek tidak langsung menelan kopi pada penyakit ginjal

Penyebab utama penyakit ginjal adalah diabetes dan penyakit lagu darah tinggi.  

Bagi beberapa orang yang tidak biasa minum kopi dan kalangan lansia, konsumsi asupan berkafein seperti kopi mampu meningkatkan tekanan darah.  

Penambahan tekanan darah tersebut umumnya berlaku sementara dan terjadi pada orang yang punya riwayat tekanan pembawaan tinggi.  

Dengan kaitan antara minum kopi dan tekanan pembawaan tinggi, tak pelak jamak pegari kekhawatiran terkait penyakit ginjal. Sekalipun kekhawatiran tersebut masuk akal, studi mengungkapkan hasil yang sebaliknya.

Minum kopi maksimal empat cangkir (200 miligram kafein) per hari tidak meningkatkan risiko penyakit ginjal di dalam orang sehat.  

Sejenis ini Caranya Minum kopi bagi penanggung penyakit ginjal 

Menurut pakar nutrisi spesialis ginjal Jessianna Saville, MS, RDN, LD, CSR, CLT dari National Kidney Foundation, sah-sah saja apabila penderita penyakit ginjal ingin minum kopi.  

Namun, ia mewanti-wanti agar penanggung penyakit ginjal yang ingin minum kopi memperhatikan sejumlah hal. Situasi yang utama, minum kopi tidak lebih dari tiga cangkir bohlam hari.  

Konsumsi kopi kelewatan bisa meningkatkan kadar potasium dalam darah. Hindari tambahan krimer di dalam kopi.  

Produsen jamak menambahkan fosfat ke dalam krimer. Zat yang mudah diserap tubuh tersebut bisa berbahaya bagi penderita ginjal.  

Hindari juga tambahan susu agar kadar kalium dalam darah penderita ginjal tidak melonjak, Supaya lebih aman, setiap penderita keburukan ginjal perlu berkonsultasi ke tabib yang menangani sebelum minum tiruan. (Mahardini Nur Afifah) 

Baca Juga: Jantung terasa berdebar setelah minum model, ini penjelasannya

 

Artikel ini telah membawa di Kompas. com dengan judul “Apakah Minum Kopi Bahayakan Kesehatan Ginjal? “,  

gong2deng –>

Editor: Tri Sulistiowati