Supaya tidak terlambat ditangani, ini fakta asma yang harus Anda tahu

October 19, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Asma bisa menyerang siapa saja dan bisa mengancam nyawa bila tak segera ditangani. Agar tidak terlambat memberikan pertolongan, ini gejala pokok asma yang harus Anda ketahui.    

Gejala awal sesak napas perlu diketahui untuk mencegah penyakit ini berkembang menjadi lebih pelik.  

Asma merupakan penyakit kronik saluran fotosintesis yang ditandai oleh hiperaktivitas bronkus, yakni kepekaan saluran pernapasan terhadap berbagai rangsangan.  

Baca Juga: Asam urat naik lagi? Jus nanas efektif mengobati asam urat Kamu

Asma diketahui dapat menyerang segala umur. Namun, penyakit ini lebih banyak melanda anak-anak dan orang dewasa muda.  

Pada anak-anak, asma bisa menjadi masalah serius karena berbagai gejalanya bisa mengancam nyawa. Tengah, pada orang dewasa, asma sanggup mengganggu segala akvitas, seperti pekerjaan, hubungan sosial, termasuk olahraga.  

Parahnya, penyakit asma ini tidak bisa disembuhkan, tetapi dapat dikontrol sedemikian rupa sehingga penderitanya sanggup hidup seperti orang normal.  

Pengobatan asma hanya bertujuan buat menjadikan keadaan asma terkontrol, yakni:  

  • Asma tanpa gejala 
  • Tak ada gangguan tidur 
  • Tidak ada serbuan asma malam hari 
  • Tidak ada keterbatasan aktivitas 

Maka lantaran itu, mengenali gejala- gejala asma merupakan bagian penting dari penatalaksanaan asma.  

Memahami mulai timbulnya tanda-tanda peringatan atau gejala rendah pada penyakit tersebut bisa sangat membantu agar tindakan intervensi mampu juga dimulai lebih awal.  

Evaluasi yang tepat dan tepat waktu bisa membantu dokter maupun para penderita asma itu untuk menentukan apakah perawatan perlu dikerjakan di rumah saja atau harus di rumah sakit.  

Gejala introduksi asma 

Melansir Buku Asma (2006) oleh Vitahealth, tanda-tanda peringatan pembukaan dialami penderita asma sebelum munculnya suatu episode serangan asma.  
Gejala-gejala ini sifatnya unik untuk setiap individu. Pada pribadi yang sama pun, gejala pembukaan bisa sama, hampir sama, ataupun sama sekali berbeda pada setiap episode serangan.  

Beberapa tanda peringatan awal mungkin hanya dideteksi oleh penderitanya atau yang terlibat. Sedangkan, tanda peringatan awal yang lain lebih mungkin terlihat sebab orang lain.  

Tetapi, yang paling bisa diandalkan sebagai petunjuk awal asma adalah penurunan nilai prestasi penggunaan peak flow meter. Berikut ini beberapa contoh fakta awal asma yang patut diwaspadai:  

  • Perubahan dalam pola pernapasan 
  • Bersin- bersin 
  • Perubahan suasana hati (moodiness) 
  • Indra mampat atau hidung ngocor 
  • Batuk 
  • Gatal-gatal di dalam tenggorokan 
  • Merasa capek 
  • Lingkaran hitam di lembah mata 
  • Susah tidur 
  • Turunnya toleransi tubuh terhadap kegiatan olahraga 
  • Kecenderungan penurunan prestasi pada pengguna peak flow meter 

Peak flow meter merupakan alat yang dipakai untuk mengukur seberapa lancar aliran udara yang mengalir dari paru-paru.  

Sederhananya, alat ini diperukan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam mengeluarkan hawa dari organ paru-paru. Pada kira-kira peak flow meter, telah ada atau dilengkapi indikator berupa zona-zona warna yang menandakan perkembangan asma.  

Misalnya saja zona hijau yang berarti stabil sehingga penderita asma mampu mejalani kegiatan sehari-hari. Sedangkan zona kuning, menjadi kode seseorang harus hati-hati, apalagi ada gejala seperti batuk, bersin, atau napas pendek.  

Sementara, daerah merah adalah kondisi yang lulus parah. Penderita mungkin sudah mengalami batuk terus menerus, napas benar pendek, dan sebaiknya menjalani perawatan.  

Berikut ini gejala-gejala asma dengan memberi indikasi bahwa suatu pukulan asma sedang terjadi. Contoh fakta asma, meliputi:  

  • Napas berat yang berbunyi “ngik-ngik” 
  • Batuk-batuk 
  • Napas rendah tersengal-sengal 
  • Sesak dada 
  • Angka performa pengguna peak flow meter menunjukkan rating dengan termasuk “hati-hati” atau “bahaya”, yakni biasanya antara 50% sampai 80% dari penunjuk performa terbaik individu Kondisi di atas menunjukkan bawah perubahan telah terjadi pada terusan pernapasan dan aliran udara sudah terhambat.  

Penderita asma bisa mengalami beberapa atau semua gejala tersebut pada sejenis serangan. Tindakan penanganan harus dikerjakan untuk mengatasi gejala-gejala itu supaya tidak menjadi lebih buruk. (Irawan Sapto Adhi) 

Menangkap Juga: Waspada DBD, ini gejala demam berdarah dengan harus Anda ketahui

 

Artikel ini telah tayang di Kompas. com secara judul “11 Gejala Awal Asma yang Patut Diwaspadai”

gong2deng –>

Editor: Tri Sulistiowati