Tanpa diremehkan, ini manfaat pre-marital check up

December 17, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID – Jakarta. Pernikahan adalah salah satu momen sakral yang dinantikan sejumlah pasangan. Namun, ada satu hal yang sering dilewatkan calon pasangan suami-istri sebelum menikah yakni cek pra nikah atau pre-marital check up.  

Padahal pre-marital check up sebenarnya tak jauh berbeda dengan medical check up karena tujuannya sama-sama untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh seseorang terutama pasangan.  

Lantas, perlukah pre-marital check up? Lalu, apa selalu manfaatnya?  

Mengaji Juga: ​Bersiap menikah? Inilah 7 jenis tes kesehatan tubuh pranikah bagi calon pengantin

Manfaat pre-marital check up 

Dirangkum dari laman formal Kementerian Kesehatan, berikut sejumlah manfaat pre-marital check up bagi bagian yang akan menikah:  

1. Mengetahui kesuburan 

Pre-marital check up memberikan kebaikan kepada calon suami-istri yang berencana mempunyai keturunan hingga mengantisipasi peluang terburuk dari penyakit tertentu.  

Untuk Anda yang ingin lekas memiliki momongan, pre-marital check up akan membantu mengetahui tingkat kesuburan baik dari pihak perempuan maupun laki-laki. Jadi dokter pun bisa merekomendasikan program yang tepat buat dijalani untuk meningkatkan peluang kehamilan.

Baca Juga: 10 Mitos penyakit dalaman dan faktanya

2. Mengetahui risiko penyakit tertentu 

Pre-marital check up tak hanya menyinggung mulia atau dua hal. Macam-macam iklim kesehatan akan diungkapkan lewat penelitian tersebut.  

Anda dan pasangan setidaknya harus melewati enam maka tujuh tes dengan spesifikasi bertentangan. Di sisi lain, calon pengantin juga punya keleluasaan untuk mengikuti tes-tes yang dirasa bersifat urgen dan mengabaikan sisanya.  

Risiko penyakit-penyakit lain yang dapat dideteksi dari pre-marital check up mencakup anemia, infeksi, hepatitis, hingga HIV/AIDS. Langkah ini juga akan membuat Anda dan pasangan saling terbuka dengan masing-masing kondisi kesehatan.

Baca Juga: Jelang Natal, Menteri Agama bakal keluarkan aturan ibadah saat pandemi Covid-19

gong2deng –>

Editor: Virdita Ratriani