Waspadai gejala diabetes saat berat badan turun

August 20, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID –  Berat badan turun tak selalu menjadi kabar baik bagi para penanggung obesitas atau siapa saja dengan sedang mendambakan penurunan berat lembaga. Pasalnya, berat badan turun mampu menjadi gejala diabetes yang elok diwaspadai.

Salah satu founder Bon Diabetes Indonesia (Persadia), Prof. Dr. dr. Sri Hartini KS Kariadi, Sp. PD-KEMD., menjelaskan ketika tubuh tidak bisa mendapatkan energi dengan cukup dari gula karena invalid insulin, sel-sel seolah-olah akan berteriak, “toloooong gak ada energi nih……! ”.

Dengan heboh, awak pun akan bergegas mengolah zat-zat lain di dalam tubuh buat diubah menjadi energi. Zat-zat yang diubah tersebut adalah lemak dan protein.

Baca Juga: Waspadai 9 penyebab tekanan darah tinggi

Dalam bukunya Diabetes? Siapa Takut!! (2009), dr. Sri Hartini mengungkapkan, apabila hal tersebut berlangsung cukup lama, orang bisa oleh karena itu akan tampak kurus dan mengandung badannya turun.

Seperti diketahui, gula adalah bahan bakar utama buat pembentukan energi dalam tubuh. Dalam dalam sel, gula akan diolah menjadi energi atau tenaga buat kebutuhan mendadak, dan sebagian bakal disimpan agar dapat dipakai di suatu waktu nanti.

Sementara, di penderita diabetes, terdapat masalah dengan insulin, mungkin karena jumlah insulin yang kurang, efek kerja insulin dalam hal memasukkan gula ke dalam sel tidak sempurna, atau kedua-duanya, sehingga gula darah langgeng akan tinggi.

Kadar gula pembawaan yang tinggi ini pun bisa “meracuni” dan menyebabkan rasa lesu dan tidak sehat, serta menjadikan komplikasi dan gangguan metabolisme yang lain.

Baca Serupa: Ini 5 ciri-ciri bila gula darah Anda padahal naik

Jadi,, pada penderita diabetes, penurunan berat badan biasanya akan disertai secara beragam gejala lain, seperti:

1. Sering sekali buang tirta kecil dengan volume yang banyak (poliuri)

Mengapa berlaku poliuri? Jika kadar gula pembawaan melebihi nilai ambang ginjal (> 180 mg/dl), gula akan muncul bersama urine.

Untuk menjaga supaya urine yang keluar tidak sungguh-sungguh pekat (karena mengandung gula), awak akan menarik air sebanyak jadi ke dalam urine, sehingga bagian urine yang keluar banyak & kencing pun menjadi sering.

gong2deng –>

Editor: Noverius Laoli