WHO akui bukti penyebaran corona lewat udara, cek ulang cara memakai masker Anda

July 18, 2020 by No Comments

KONTAN. CO. ID – JAKARTA. Pandemi virus corona masih belum usai. Sebelumnya, WHO menuturkan bahwa protokol kesehatan harus diterapkan. Protokol kesehatan tersebut meliputi terbuka jarak dari orang lain, mengindahkan masker corona, dan menjaga kebersihan.

Namun, protokol kesehatan tersebut kudu diperbarui. Dari berita yang disiarkan oleh Reuter, Maria Van Verkhove (Pemimpin Teknis WHO) menyatakan bahwa WHO mengakui bukti  virus corona juga bisa tersebar melalui udara.   Dengan kabar terbaru itu, WHO  diharap bisa memberikan komando protokol kesehatan lebih baru dibanding yang selama ini sudah diberikan. Dengan sosialisasi protokol kesehatan perdana yang tepat dan cepat, diharap sebaran virus corona bisa cepat mengalami penurunan.

Sambil menunggu instruksi terbaru yang diberikan, Anda tetap harus menerapkan protokol kesehatan yang sudah ada. Beberapa orang masih banyak yang melakukan kesalahan saat memakai masker corona.   Melalui laman resminya, WHO (who. int) mengutarakan beberapa hal yang boleh & tidak boleh dilakukan saat memakai masker corona dari bahan kain.

Baca Juga: Ada protokol kesehatan, berikut yang perlu pelancong lakukan saat pelesiran

Apa yang Perlu Dilakukan?

Meski sudah menggunakan masker, tapi bukan berarti Anda sah terhindar dari serangan virus corona. Kalau cara pemakaian masker lupa, kemungkinan terkena virus tersebut sedang ada.

WHO mengimbau masyarakat buat mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memakai masker. Masker corona berlaku untuk menangkal virus, kalau tangan Anda tidak terjaga kebersihannya, maka fungsi masker tidak akan berjalan dengan baik.

Setelah mencuci tangan, pakailah masker dengan benar. Tutupi seluruh bagian hidung, mulut, dan dagu. Pastikan masker menutup rapat bagian-bagian itu. Saat masker tak dipakai dengan benar, virus sedang bisa masuk melalui ruang dengan tidak tertutup.

Selama memakai kedok corona, pastikan untuk tidak kerap memegangnya. Karena itu, memilih kedok dengan ukuran yang tepat betul disarankan. Hal itu dilakukan untuk meminimalisasi sentuhan tangan Anda tunggal.

Baca Juga: Ini kegiatan yang berisiko untuk dilakukan di tengah pandemi Covid-19

Ketika ingin melepas masker corona, Kamu juga harus mencuci tangan terlebih dahulu. Setelah itu, lepaskan masker dimulai dari tali yang ada di belakang telinga. Langsung jauhkan masker dari wajah setelah dilepas agar kotoran yang menempel dalam masker tidak masuk ke awak Anda.

WHO mengatakan untuk tepat mencuci masker kain setelah dipakai. Jika Anda tidak langsung mencucinya, Anda bisa memisahkannya terlebih dahulu dari bahan atau baju dengan lain.

Selain memberikan imbauan semacam yang telah disebutkan, WHO selalu mengingatkan beberapa hal yang sedang sering dilakukan. Pertama, jangan mencantumkan masker corona yang sudah hancur karena masker tidak akan berfungsi dengan benar.

Selanjutnya, seperti dengan sudah dikatakan, jangan memakai kedok corona yang longgar atau tak menutupi area hidung, dagu, & mulut. Jika Anda merasa suram bernapas saat memakai masker, Kamu bisa memilih bahan lain dengan lebih nyaman.

Jangan pula membiarkan masker saat ada orang asing yang berjarak kurang dari utama meter dengan Anda karena mempunyai resiko yang cukup tinggi pada persebaran virus. Selain itu, WHO juga mengatakan untuk tidak berbagi masker yang serupa dengan orang asing.

gong2deng –>

Editor: Belladina Biananda